Jurnalis Sulawesi Barat menggelar doa bersama pada Senin malam.
5 Awak Media Dinyatakan Hilang saat Meliput, Jurnalis Sulbar Gelar Aksi Solidaritas
MARAYA.NEWS,- Puluhan jurnalis Provinsi Sulawesi Barat menggelar doa bersama dan penyalaan lilin di Bundaran Maleo, Kabupaten Mamuju, pada Senin malam (14/09/2026). Merupakan bentuk solidaritas terhadap lima jurnalis yang hilang saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.
Pada Senin, 7 September 2026, jurnalis yang dilaporkan hilang adalah yakni M. Bagus Khoirunnas, jurnalis ANTARA Biro Banten, Ari Basuki, jurnalis Merdeka, Yudhis, jurnalis iNews, Daus, jurnalis Anadolu, serta Donal, jurnalis freelance. Mereka melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Hingga Senin malam, kelima jurnalis tersebut masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.
Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Solidaritas, Muh Rizaldi mengatakan, aksi tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas jurnalis Mamuju terhadap rekan-rekan seprofesi yang hingga kini belum ditemukan. "Kami melaksanakan kegiatan ini untuk mendoakan kawan-kawan seprofesi kami yang sampai saat ini masih dalam pencarian," paparnya.
Rizaldi mengurai duka dan kecemasan para jurnalis di Sulbar akan nasib rekan-rekan mereka yang dinyatakan hilang. Karena itu, doa bersama dan penyalaan lilin menjadi bentuk dukungan moril agar proses pencarian segera membuahkan hasil.
"Semoga Allah memudahkan dan kelima jurnalis tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga yang masih menanti kepulangan mereka. Semoga mereka segera ditemukan dalam keadaan baik-baik saja," ungkapnya penuh harap. (min)

Comments