Image

Kejurnas Drag Bike Regional 5-6 Sulbar Bergulir di Jalur Arteri Mamuju.

Kejurnas Drag Bike Regional 5-6 Sulbar Bergulir di Jalur Arteri Mamuju

MARAYA.NEWS,- Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pertamax Turbo Drag Bike Regional 5-6 Putaran 4 Sulawesi Barat Piala Gubernur Sulawesi Barat resmi digelar di Sirkuit Non Permanen Jalur Arteri Mamuju, pada Sabtu (26/09/2026).

Ajang balap lurus paling bergengsi di Kawasan Timur Indonesia ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dan akan berlangsung selama dua hari hingga Minggu, 27 September 2026. Ratusan pembalap dari berbagai daerah di Sulawesi dan luar Sulawesi dipastikan ambil bagian.

Kejuaraan ini bukan sekadar adu kecepatan, melainkan pelajaran berharga tentang bagaimana menangkap peluang dengan cepat. "Sesungguhnya setiap peluang itu ada, tinggal bagaimana kita cepat menangkap peluang itu. Siapa yang cepat, siapa yang dapat. Sama halnya dengan kejuaraan Pertamax Turbo Drag Bike ini," ujar Gubernur Sulbar saat membuka acara.

SDK juga menekankan dua hal penting yang harus dijaga dalam setiap kejuaraan, yakni keamanan dan sportivitas. "Drag Bike seperti ini tentunya yang pertama kita jaga adalah keamanan. Kalau sudah aman, SOP-nya sudah sesuai, saya yakin pasti aman. Yang kedua adalah sportivitas. Kalau memangnya dia juara ya juara, tidak diakal-akali. Dan saya kira kejuaraan seperti ini susah diakal-akali karena siapa yang duluan itu yang kelihatan menang," terangnya.

SDK menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Barat yang telah menginisiasi kejuaraan ini. Menurutnya, selain menjadi wadah positif bagi anak muda untuk menyalurkan bakat otomotif, event ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

"Saya terima kasih kepada IMI Sulbar atas kejuaraan ini karena selain memacu anak muda untuk berlomba juga tentunya mendukung peningkatan ekonomi masyarakat kita karena banyak tamu yang datang dari luar daerah. Hotel penuh, UMKM bergerak, warung-warung ramai," imbuh dia.

Gubernur mengungkapkan, Pemprov Sulbar akan mulai mendiskusikan rencana pengembangan olahraga otomotif secara lebih serius di Sulawesi Barat. Salah satu fokus utamanya adalah penyediaan lahan untuk sirkuit latihan. "Tidak perlu seperti Sentul atau Mandalika, cukuplah kita di sini yang sederhana punya lahan 2-3 hektare sudah cukup untuk bisa berlatih anak-anak kita," papar SDK.

Sulbar tidak boleh tertinggal dalam perkembangan olahraga otomotif yang kini sudah dipertandingkan hingga level nasional bahkan internasional. Ia menyebut sudah banyak pembalap asal Indonesia, termasuk dari Sulawesi Selatan, yang berhasil menembus kejuaraan dunia.

SDK berharap, Kejurnas Pertamax Turbo Drag Bike ini tidak hanya menjadi panggung adu kecepatan bagi para racer, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet berbakat Sulbar, penyaluran hobi secara positif dan terarah untuk menghindari balap liar, serta menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar pembalap dan komunitas otomotif dari berbagai daerah. (min)