Tim Gabungan Masih Hadapi Karhutla di Tommo Kabupaten Mamuju
Tim Gabungan Masih Hadapi Karhutla di Tommo Kabupaten Mamuju
MARAYA.NEWS,- Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Buanasakti, Kecamatan Tommo Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat masih terus berlangsung hingga Minggu ini. Api belum padam sepenuhnya sejak berkobar pada pekan kemarin.
Data pihak terkait mengungkap bahwa kebakaran tersebut telah menjalar pada 20 hektar lahan yang umumnya merupakan kebun sawit. Masih mengancam puluhan hektar lahan lainnya.
Menghadapi Karhutla Tommo, TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar dan tim gabungan terus berkoordinasi. Operasi lapangan dikoordinir oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mamuju, Taslim Sukirno, dengan melibatkan TRC BPBD Sulbar, TRC BPBD Kabupaten Mamuju dan unsur terkait lainnya.
Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk memperkuat upaya pengendalian kebakaran, mengantisipasi potensi perluasan area terdampak, serta menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa keterlibatan TRC BPBD Sulbar merupakan bentuk dukungan pemerintah provinsi terhadap upaya penanganan Karhutla yang dilaksanakan bersama pemerintah kabupaten dan unsur teknis terkait.
“Penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama dan koordinasi yang kuat dari seluruh unsur. Kami terus memperkuat dukungan melalui TRC BPBD Sulbar agar upaya penanganan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi yang dihadapi,” ujar Yasir Fattah.
Yasir Fattah menekankan bahwa keselamatan personel harus menjadi prioritas selama operasi berlangsung. Selain melakukan upaya pengendalian kebakaran, seluruh unsur diharapkan terus berkoordinasi untuk mencegah api meluas ke wilayah lain yang berpotensi.
Diketahui bahwa operasi pemadaman melibatkan 13 personel Dalkarhut, 11 pemadam kebakaran, 10 BPBD Mamuju, lima personel BPBD Sulbar, empat dari Balai Cipta Karya, serta 10 warga. Tim Manggala Agni dari Palu, Sulawesi Tengah turut didatangkan membantu pemadaman.

Sementara itu, Kepala BPBD Mamuju, Muh. Taslim Sukirno menerangkan bahwa kebakaran terjadi sejak Minggu (04/10/2026). Selain telah merambah puluhan hektar lahan warga, kebakaran berpotensi meluas melahap kebun sawit dan kawasan hutan.
Dijelaskan bahwa kondisi lahan gambut dan terbatasnya sumber air di sekitar lokasi menjadi kendala bagi petugas. “Kita sudah all out mengerahkan semua sumber daya dari personel gabungan," kata Taslim kepada wartawan.
Sejumlah armada dan peralatan juga dikerahkan, termasuk mobil pemadam kebakaran, kendaraan operasional, truk serbaguna, mobil tangki air, mesin pemadam, drone, tandon air, genset, alat komunikasi, dan menara lampu.
Ditambahkan bahwa tidak ada korban jiwa maupun fasilitas umum yang dilaporkan terdampak. Pihaknya berharap tim gabungan lapangan bisa segera memadamkan api dan memutus potensi meluasnya Karhutla di Mamuju. (min)

Comments