Dikbud Sulbar Ungkap Penurunan Angka ATS di Sulawesi Barat
Dikbud Sulbar Ungkap Penurunan Angka Anak Tidak Sekolah di Sulawesi Barat
MARAYA.NEWS,- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Nehru Sagena mengungkap menurunnya angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Sulbar. Dari sekira 34 ribu menjadi 23.231 anak.
Merujuk dashboard ATS Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemdikdasmen, dari enam kabupaten di Sulbar, Polewali Mandar mencatat jumlah ATS tertinggi, yakni 8.551 anak.
Berikutnya Mamuju sebanyak 4.859 anak dan Pasangkayu 3.557 anak. Sementara itu, jumlah ATS di Mamasa tercatat 2.185 anak, Majene 2.129 anak, dan Mamuju Tengah 1.950 anak.
Secara keseluruhan, 13.100 anak berstatus belum pernah bersekolah (BPB), 3.951 anak putus sekolah (DO), serta 6.180 anak tidak lagi bersekolah atau belum menyelesaikan pendidikan (LTM), sesuai kategori yang digunakan dalam data tersebut.
"Penurunan jumlah ATS menjadi perkembangan penting, tetapi angka yang masih mencapai lebih dari 23 ribu anak menunjukkan bahwa upaya memperluas akses pendidikan di Sulbar masih perlu diperkuat,” kata Nehru, pada Selasa (13/10/2026).
Menekan ATS, pihaknya mendapat dukungan beasiswa melalui hibah tanggung jawab sosial perusahaan dari NGO Kaizen senilai Rp25 juta. Peluncuran program ini direncanakan 20 Oktober 2026 oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK). (min)

Comments