Sadly Asis, Direktur Pitu Sinema Mamuju Sulawesi Barat
Jogja-NETPAC Asian Film Festival
Direktur Pitu Sinema Sulbar Dipercaya Jadi Kurator Film di Arena JAFF 2025
MARAYA.NEWS,- Gaung dunia sinematografi di Sulawesi Barat terus menggema berkat kerja-kerja kreatif Komunitas Pitu Sinema. Bahkan salah satu pentolannya kini jadi tim penilai ajang film bergengsi.
Adalah Sadly Asis, Direktur Pitu Sinema. Ia dipercaya sebagai kurator untuk sesi spesial di ajang bergengsi Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) ke-20 tahun 2025.
JAFF adalah agenda tahunan di tanah air yang menghadirkan sinema dari negara-negara di Asia, khususnya Indonesia. Kehadiran Sadly Asis sebagai kurator menegaskan bahwa gerakan film daerah, terutama dari kawasan timur Indonesia, semakin diperhitungkan.

Selain itu, Sadly Asis akan mengisi agenda Community Presentation IV: Curator Talk "Fokus on Celebes Island" Komunal dalam Komunitas Film Sulawesi yang mengusung tema: "Berubah Tak Perlu Seragam, Berkembang Tak Perlu Serentak". Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 6 Desember 2025.
Talkshow bertujuan membedah dinamika dan kekhasan ekosistem film di berbagai provinsi di Pulau Sulawesi.
Pemilihan tema "Berubah Tak Perlu Seragam, Berkembang Tak Perlu Serentak" mencerminkan pandangan bahwa perkembangan sinema di setiap wilayah Sulawesi, berjalan dengan irama dan karakternya masing-masing, terlepas dari pusat industri film konvensional.
Diskusi ini diharap menyajikan gambaran utuh tentang keragaman praktik, isu, dan tantangan yang dihadapi oleh komunitas-komunitas film di Sulawesi, sekaligus memperkuat jaringan antarsineas Timur Indonesia.
Sebagai sineas yang telah aktif sejak 2009 dan menjadi salah satu pendiri komunitas, Sadly Asis dikenal gigih dalam membangun ekosistem perfilman lokal, termasuk menginisiasi Manakarra Film Festival (MFF).
Pitu Sinema merupakan sebuah komunitas sinematografi yang berbasis di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat yang terbentuk tahun 2014.
Selain menggarap film, juga telah dan sedang menjalankan agenda pembinaan generasi muda daerah melalui beberapa program. Salah satunya adalah Kelas Film Pitu Sinema. (min)

Comments