Warga Padati Dzikir dan Doa 14 Hari Wafatnya Salim S. Mengga.
Warga Padati Dzikir dan Doa 14 Hari Wafatnya Salim S. Mengga
MARAYA.NEWS,- Suasana khidmat menyelimuti kediaman Ketua Komisi I DPRD Sulbar, Syamsul Samad di Rumah Putih Palippis, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) pada Sabtu malam (14/02/2026).
Ratusan masyarakat berkumpul untuk melaksanakan dzikir dan doa bersama memperingati 14 hari wafatnya tokoh besar Sulawesi Barat, Almarhum Mayor Jenderal (Purn) TNI Salim S. Mengga.
Acara ini dihadiri istri mendiang almarhum, Anggota DPRD Sulbar Fraksi Nasdem Ari Iftikhar Shihab, Camat Balanipa, para kepala desa se-Kecamatan Balanipa dan Tinambung, serta tokoh masyarakat dan ratusan warga yang ingin memberikan penghormatan terakhir melalui doa.
Syamsul Samad menyampaikan bahwa pemilihan lokasi di Rumah Putih Palippis merupakan upaya untuk memfasilitasi masyarakat yang sangat mencintai almarhum namun tidak sempat hadir saat prosesi pemakaman di Jakarta maupun acara doa di Polewali.
"Saya merasa harus terwakili keluarga besar masyarakat kita yang sangat mencintai Pak Jenderal. Banyak warga yang berdiam di wilayah ini (Balanipa dan Tinambung dan sekitarnya). Jika hari ke-7 dilaksanakan di Rumah Jonga, saya berharap hari ke-14 bisa di sini agar kita bisa ramai-ramai mendoakan beliau," ungkap Syamsul Samad.
Politisi Demokrat itu menceritakan betapa besarnya harapan warga agar almarhum dimakamkan di tanah kelahirannya saat kabar duka pertama kali tersiar. Namun, karena keputusan keluarga dan bentuk penghormatan negara, almarhum dimakamkan di TMP Kalibata.
Acara dilanjutkan dengan sepatah kata dari istri almarhum Mayjen Salim S. Mengga. Kehadirannya di tengah-tengah warga menjadi pengobat rindu bagi masyarakat terhadap sosok Jenderal yang dikenal tegas namun santun tersebut.
Dzikir dan doa bersama ini ditutup dengan pembacaan tausiah oleh Ketua MUI Kabupaten Polman, Ustadz Shahid yang ditujukan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. (min)

Comments