Wakil Bupati Polman, Hj Andi Nursami Masdar.
Berprestasi, Pemda Polewali Mandar Terima Penghargaan dari Kemendagri
MARAYA.NEWS,- Wakil Bupati Polewali Mandar (Polman), Hj Andi Nursami Masdar menerima penghargaan Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi 2026 sebagai Pemda terbaik kedua pengendalian inflasi kategori kabupaten di Regional Sulawesi.
Penyerahan penghargaan dilakukan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian atas pencapaian Polman sebagai Pemda Berprestasi tahun 2026 Regional Sulawesi. Kegiatan bergulir di Hotel Claro, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat malam (29/05/2026).
Selain meraih piala dan piagam penghargaan, Pemkab Polman juga meriah Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp2 miliar atas prestasinya ini. Untuk kategori ini terbaik pertama diraih Kabupaten Sigi dan terbaik ketiga Kabupaten Takalar.
Selain Kabupaten Polman, Pemprov Sulbar juga mendapatkan penghargaan terbaik I tingkat provinsi kategori penurunan tingkat pengangguran. Penghargaan ini diterima langsung Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.
Kemudian Kabupaten Mamasa meriah terbaik tiga kategori creative financing yang diterima Bupati Mamasa, Welem Sambolangi. Ajang ini diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan atas kinerja pemda dalam pengelolaan anggaran, inovasi, serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
Secara umum, Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 memperebutkan total 28 nominasi penghargaan yang terbagi dalam empat kategori.
Pertama, kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting yang mengukur komitmen serta performa pemda dalam menanggulangi kemiskinan dan mempercepat penurunan stunting secara terintegrasi.
Kedua, kategori Pengendalian Inflasi menilai kinerja pemda dalam menjaga stabilitas inflasi secara konsisten dan terukur. Penilaian mencakup tingkat kepatuhan pelaporan, dukungan anggaran dalam pelaksanaan program pengendalian inflasi, serta efektivitas dari berbagai upaya yang diterapkan daerah. Selain itu, keberhasilan pemda dalam menjaga daya beli masyarakat juga menjadi indikator penting dalam penilaian kategori ini.
Ketiga, kategori Creative Financing menilai kapasitas pemda dalam mengoptimalkan potensi sumber daya dan menghadirkan inovasi pembiayaan pembangunan.
Keempat, kategori Penurunan Tingkat Pengangguran yang mengukur langkah pemda dalam menekan angka pengangguran melalui program terencana dan berkelanjutan. (min)

Comments