Image

Sejumlah Perahu berlomba dalam ajang Sandeq Silumba 2025.

Sandeq Silumba 2026 Terpusat di Majene dan Polman

MARAYA.NEWS,- Event Sandeq Silumba 2026 yang sebelumnya disebut Sandeq Race turut terdampak pengurangan anggaran dari pemerintah pusat. Pelaksanaannya akan sangat terbatas. Jauh berbeda dengan tahun lalu.

 
Diantaranya harus memangkas jarak. Tak lagi menempuh rute perairan Polewali Mandar (Polman) menuju Kabupaten Mamuju. Jika pada 2025 menempuh 231 kilometer dari Pantai Bahari ke Anjungan Manakarra, tahun ini bakal terpusat di dua kabupaten saja, yakni: Kabupaten Majene dan Kabupaten Polman Polman.

Dewan Pengarah Sandeq Silumba, Syamsul Samad menyebut bahwa perubahan skema tersebut berdasarkan hasil rapat bersama para passandeq. "(Sandeq Silumba) dilaksanakan lokal di dua kabupaten yaitu Majene dan Polman, hadiahnya disiapkan oleh Pemprov," paparnya, pada Selasa (30/06/2026).
 
Selain masalah anggaran, jumlah peserta tahun ini semakin banyak. Bertambah dari 55 menjadi 95 perahu. Kebutuhan biaya pun semakin membengkak hampir 2 kali lipat dari anggaran tahun 2025. 

Syamsul Samad yang juga Ketua Komisi I DPRD Sulbar menambahkan bahwa Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) juga telah mencoba meminta tiga kabupaten (Polman, Majene, dan Mamuju) untuk mendukung dengan alokasi masing-masing Rp 1 M. Namun, terkendala keterbatasan fiskal.

Alhasil, Pemprov Sulbar bersama Dewan Pengarah Sandeq  memutuskan Sandeq Silumba tetap dilaksanakan secara terbatas. Semangatnya, menjaga tradisi dan warisan budaya bahari masyarakat Mandar. (min)