31 Calon Pembina Pramuka Jalani Kursus Mahir Tingkat Dasar
Kolaborasi Kwarda Pramuka Sulbar-STAIN Majene
31 Calon Pembina Pramuka Jalani Kursus Mahir Tingkat Dasar
MARAYA.NEWS,- Sebanyak 31 peserta kini mengikuti Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) bagi calon Pembina Pramuka yang dilaksanakan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Barat bekerjasama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene.
Sekretaris Kwarda Pramuka Sulbar, Abdul Wahab mengurai bahwa peserta mengikuti serangkaian kegiatan penguatan kapasitas yang berlangsung sejak 3 Juli lalu dan dijadwalkan berakhir pada 9 Juli mendatang. Para peserta juga terdaftar dalam sistem administrasi daerah, dan tercatat secara administratif berbasis digital melalui e-diklat Kwartir Nasional.
Sekretaris Kwarda Pramuka Sulbar, Abdul Wahab (tengah)
“Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya digitalisasi administrasi dan transformasi tata kelola organisasi yang lebih akuntabel, tertib, dan terintegrasi. Melalui mekanisme tersebut, status keanggotaan maupun lisensi pembina dapat dipastikan keabsahannya karena seluruh data tercatat dalam sistem terpusat di Pusdatin Kwartir Nasional," Ujar Abdul Wahab di sela pelaksanaan kursus berlangsung.
Lebih lanjut Abdul Wahab menjelaskan bahwa proses pengembangan pendidikan kepramukaan dimasa mendatang dalam hal ini jejak keanggotaan dan kependidikan kepramukaannya yang sudah terpusat dan terintegrasi akan meminimalisir kejadian tumpang tindih nomor registrasi.
"Misalnya nomor registrasi ijazah bagi yang lulus kursus nanti kan tercatat dan diterbitkan melalui sistem e-diklat kwarnas. Sementara untuk proses input ke sistem e-diklat itu mewajibkan KTA Pramuka yang diterbitkan Pusdatin Kwarnas. Artinya meminimalisir potensi kekeliruan dalam proses administratif karena sudah terpusat dan terintegrasi,” ungkap Abdul Wahab.
KMD di STAIN Majene merupakan bagian dari bentuk kerja sama kedua pihak dalam rangka memperkuat kualitas sumber daya calon pembina, sekaligus meningkatkan pengembangan pendidikan kepramukaan di lingkungan perguruan tinggi.
Menurut Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Barat, St. Suraidah Suhardi, KMD STAIN Majene yang diikuti 31 peserta merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan kepramukaan dilingkungan perguruan tinggi.
Sementara Wakil Ketua III STAIN Majene, Prof. Abdul Rahman, menyambut positif, sebagai langkah nyata dari kerja sama antara STAIN Majene dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Barat dalam memperkuat pendidikan kepramukaan di kalangan mahasiswa. (min)

Comments