Ilustrasi listrik gratis bagi warga miskin di Indoesia.
ESDM Sulbar Tegaskan Listrik Gratis untuk Masyarakat tak Mampu
MARAYA.NEWS,- Program bantuan listrik gratis di Provinsi Sulawesi Barat hadir melalui dua skema, yaitu Program Listrik Hemat dan Murah (LHM) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulbar, serta Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian ESDM.
Kedua program ini diperuntukkan bagi Rumah Tangga Sasaran (RTS) atau masyarakat kurang mampu yang belum memiliki sambungan atau meteran listrik PLN sendiri. "Kepala desa dan lurah mengusulkan warganya yang belum memiliki meteran listrik PLN sendiri untuk didaftarkan sebagai calon penerima manfaat," ungkap Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulbar, Qamaruddin Kamil.
Demikian disampaikan dalam sebah dialog di Mamuju, pada Kamis, (30/07/2026). Mengusung tema “Bantuan Listrik Gratis, Siapa yang Berhak Menerima?”, dialog ini juga menghadirkan narasumber dari PT PLN (Persero) UP3 Mamuju, Andry Karunia Rupang selaku Team Leader Sales Retail, serta Indah Adelia Nur Syahbani selaku Team Leader Pelayanan Pelanggan ULP Manakarra.
Dari total 648 desa yang ada di Sulbar, saat ini baru sekitar 200 desa yang telah mengusulkan warganya untuk mendapatkan bantuan listrik gratis. Hal ini menunjukkan masih banyaknya potensi penerima manfaat yang belum terdata, sehingga peran aktif pemerintah desa dan kelurahan sangat diperlukan untuk menjaring warga yang berhak menerima bantuan.
Sebelumnya, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, menegaskan bahwa program bantuan listrik gratis ini merupakan komitmen Pemprov Sulbar dalam meningkatkan akses energi bagi masyarakat kurang mampu. Penyediaan listrik yang merata dan terjangkau adalah fondasi dasar untuk mendorong transformasi sosial dan ekonomi daerah. (min)

Comments