Image

Pemprov Sulbar Siapkan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi di Mamuju

Pemprov Sulbar Siapkan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi di Mamuju

MARAYA.NEWS,- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mempersiapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Sekolah Rakyat Terintegrasi di Mamuju, meski gedung sekolah masih dalam proses penyelesaian pembangunan.

Sekprov Sulbar, Junda Maulana menerangkan, meski pembangunan infrastruktur belum sepenuhnya rampung, fasilitas yang tersedia saat ini dinilai sudah dapat digunakan untuk menampung sekitar 450 siswa. Terdiri atas 270 siswa baru, masing-masing 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, ditambah siswa dari Sekolah Rakyat perintisan yang berada di wilayah Kaluku.

Demikian disampaikan setelah melakukan kunjungan langsung ke Sekolah Rakyat yang berada di Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, pada Senin 31 Agustus 2026. "Walaupun belum seluruh infrastruktur bangunannya rampung, ruang belajar sudah bisa ditempatkan untuk 450 siswa," ujar salah satu pejabat yang hadir dalam rapat pemantapan.

Untuk tahap awal, siswa akan ditempatkan pada dua gedung belajar dan dua asrama. Pemerintah berharap progres pembangunan dapat dipercepat agar fasilitas mampu mendukung penerimaan siswa pada tahun berikutnya. Pasalnya, jika nantinya terdapat tiga angkatan pada masing-masing jenjang, kebutuhan ruang belajar dan asrama diperkirakan mencapai kapasitas sekitar 1.050 siswa.

Selain ruang belajar, sejumlah fasilitas pendukung juga disebut telah tersedia. Mulai dari aspek keamanan, layanan katering, tenaga guru, wali sekolah, hingga wali asrama. "Secara keseluruhan sudah siap digunakan. Kita melakukan MPLS dan proses belajar mengajar di tahap pertama ini,” katanya.

Pekerja pembangunan juga diberikan sejumlah arahan. Pekerjaan diminta dilaksanakan sesuai jadwal agar tidak mengganggu proses pendidikan. Jjalur aktivitas pekerja harus dipisahkan dari jalur siswa. Pengamanan di area sekolah dan asrama juga harus diperkuat untuk memastikan para siswa tidak terdampak oleh aktivitas pembangunan yang masih berlangsung. (min)