Image

Menteri Agama RI, meladeni awak media di Mamuju, Provinsi Sulbar.

Pengembangan Ponpes Raudhatutthalibin Asadiyah Dapat Dukungan Penuh dari Kemenag

MARAYA.NEWS,- Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju di Desa Tadui, Kabupaten Mamuju menjadi salah satu target pesantren percontohan di  Provinsi Sulawesi Barat.

Pada Senin (21/09/2026) Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama Ponpes, didampingi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan sejumlah pejabat Kemenag RI. "Insyaallah, kami akan menjadikan ini sebagai salah satu pondok pesantren percontohan di Sulawesi Barat," kata Nasaruddin, kepada awak media.

Pengembangan As'adiyah Mamuju juga memiliki nilai khusus bagi Kemenag. Sebab, Direktur Jenderal Pesantren Kemenag, Basnang Said disebut pernah mengabdi sebagai kepala madrasah di Mamuju. Tentu, memiliki tanggung jawab untuk ikut membesarkan pesantren tersebut.  

Kemenag RI bahkan memberikan bantuan awal sebesar Rp100 juta untuk Pondok Pesantren Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju. "Bantuannya pasti. Karena kami sudah tadi dibawakan bantuan awal Rp100 juta tadi ini dibawakan oleh Pak Dirjen,” kata Nasaruddin.

Bantuan tersebut merupakan tahap awal dan masih terbuka peluang untuk pengembangan dukungan berikutnya. "Tapi insyaallah selanjutnya, ya itu awal. Insyaallah nanti kita akan kembangkan," imbuh Menag.

Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi yang turut hadir mendampingi, menyatakan Pemkab Mamuju juga berkomitmen mendukung pengembangan pesantren tersebut, khususnya di bidang pendidikan dan keagamaan.

Dia menambahkan bahwa kunjungan Menag RI dan jajaran juga menjadi kesempatan bagi Pemkab Mamuju untuk menyampaikan berbagai kebutuhan di bidang keagamaan.

Setelah melakukan peletakan batu pertama, Menag Nasaruddin Umar bersama Gubernur Suhardi Duka dan rombongan bertolak ke Kantor Gubernur Sulawesi Barat untuk menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Pemprov Sulawesi Barat. (min)