Komisi I Dalami Kebijakan Pendidikan dan Budaya di Daerah Bali.
DPRD Provinsi Sulawesi Barat
Komisi I Dalami Kebijakan Pendidikan dan Budaya di Daerah Bali
MARAYA.NEWS,- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat mengunjungi Provinsi Bali pada Rabu (30/09/2026). Agendanya, mendalami sejumlah program unggulan daerah, mulai dari tata kelola beasiswa pendidikan, bantuan tempat ibadah, hingga peluang kemitraan kebudayaan lintas provinsi.
Dalam keterangan resminya, rombongan Komisi I DPRD Sulbar mencermati skema program Beasiswa Gubernur Bali "Satu Rumah Satu Sarjana". Program sosial ini memberikan alokasi bantuan hingga Rp 4 juta per bulan bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria tingkat kesejahteraan ekonomi (desil), sebagai langkah memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan tinggi.
Pembahasan bersama Biro Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah juga berfokus pada mekanisme penyaluran dan pengelolaan bantuan program rumah ibadah yang diterapkan Pemprov Bali. Pelajaran dari tata kelola hibah keagamaan ini diharapkan dapat memberikan masukan bernas bagi penyempurnaan skema bantuan serupa di Sulbar.
Poin lain yang mengemuka dalam dialog tersebut adalah penjajakan peluang kerja sama serta potensi dana hibah dari Pemprov Bali untuk mendukung kelestarian tradisi dan seni pertunjukan adat. Fokus utama diarahkan pada kolaborasi kegiatan adat yang mempertautkan kebudayaan Sulbar dan Bali.
Ketua DPRD Sulawesi Barat, Amalia Fitri Aras, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari komitmen lembaga legislatif dalam menyerap praktik-praktik terbaik dari daerah lain demi kemajuan pembangunan sosial dan budaya di Sulbar. "Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi kami untuk mempelajari berbagai program pro-rakyat di Bali, baik di bidang pendidikan, keagamaan, maupun pelestarian adat," terangnya.
Amalia menambahkan, potensi kolaborasi kebudayaan seperti pementasan adat Massossor Manurung akan menjadi jembatan diplomasi budaya yang saling menguntungkan. (min)

Comments