Puluhan Tambahan SPPG Siap Beroperasi di Sulawesi Barat.
Program MBG
Puluhan Tambahan SPPG Siap Beroperasi di Sulawesi Barat
MARAYA.NEWS,- Pemerintah kembali mematok 36 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) untuk beroperasi di Provinsi Sulawesi Barat. Peresmiannya berlangsung di Kabupaten Mamuju, pada Jumat (02/10/20260.
36 SPPG itu tersebar di lima kabupaten. Rinciannya, 15 SPPG di Mamasa, 8 di Polewali Mandar (Polman), 5 di Mamuju, 4 di Majene, dan 4 untuk Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Ditargetkan menjangkau sekitar 37 ribu penerima manfaat.
Terkait agenda ini, Kepala Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Sulawesi Barat, Firazh Ahmadilla M, mengatakan Badan Gizi Nasional (BGN) masih harus memastikan kesiapan fasilitas dan dukungan operasional sebelum dapur melayani penerima manfaat.
"Ini merupakan tahap pertama dari target pengembangan SPPG 3T di Sulbar. 36 titik SPPG ini sudah dilaunching, sudah diaktifkan. Hanya saja untuk kapan mulai operasionalnya tergantung nanti kami akan cross-check di lapangan," kata dia.
Firazh menerangkan, kesiapan fasilitas menjadi salah satu syarat utama. Selain itu, operasional juga menunggu aktivasi virtual account dan pencairan dana dari pemerintah pusat. "Ketika rekening itu sudah diaktifkan, kemudian akan dicairkan dananya, kemudian selanjutnya bisa dioperasionalkan,” imbuh dia.
Secara keseluruhan, kata dia, target SPPG 3T di Sulbar mencapai 130 titik. Sulbar menjadi salah satu daerah yang mendapat prioritas karena persoalan stunting masih tinggi. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang disebut BGN, Sulbar masih berada di peringkat kedua dengan prevalensi stunting tertinggi. (min)

Comments