Image

Figur Kharismatik, Annangguru KH. Syibli Sahabuddin

Sulawesi Barat Kehilangan Kiai, Pendidik juga Tokoh Politik

MARAYA.NEWS,- Innalillahi Wa Innailaihirajiuun. Annangguru, KH Syibli Sahabuddin tutup usia 11 Oktober 2026. Kabar duka ini datang dari RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar pada Ahad malam. Menjadi duga masyarakat Sulbar dan sekitar.

Jenazah almarhum Annangguru tiba di Kompleks Kampus Unasman khususnya di Masjid Al-Asyariah Jalan Budaya, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), pada Senin siang menjelang sore (12/10/2026). Disambut ribuan pelayat dari sejumlah daerah di Polman dan luar Polman yang memadati halaman masjid dan areal sekitar.

Tampak Bupati Polman Samsul Mahmud, Wakil Bupati Mamasa H Sudirman, Sekda Polman Nursaid Mustafa, Ketua DPRD Polman Fahry Fadly, Wakil Ketua DPRD Polman Amiruddin dan sejumlah anggota DPRD Polman. Selain itu Mantan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar bersama mantan anggota DPR RI, Andi Ruskati Ali Baal juga tampak menjemput kedatangan jenazah almarhum.

Jenazah Annangguru disalatkan oleh pejabat daerah dan ribuan warga di Masjid Al Asyariah Unasman, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), kemudian dikebumikan di Kabupaten Majene.

Wafat di usia 58 tahun, ulama kharismatik yang juga Mursyid Tarekat Qodiriyah ini dikenal sebagai Ketua PKB Sulbar, mantan anggota DPD RI, serta Ketua Yayasan Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) dan tentu saja tokoh NU Sulbar yang namanya sudah menasional.

Bupati Polman, Samsul Mahmud pun sampaikan duka mendalam atas meninggalnya Annanguru Syibli. Merupakan duka mendalam bagi masyarakat Polman. Almarhum dikenal sebagai ulama kharismatik mendalam atas berpulangnya ulama yang dikenal sebagai guru dalam tradisi tarekat Qadiriyah tersebut.

"Atas nama Pemkab Polman dan seluruh masyarakat Polman, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rahmatullah Annangguru Syibli Sahabuddin. Kita semua kehilangan sosok kiai, guru, dan tokoh politik yang memiliki kharisma serta pengabdian besar kepada masyarakat," terangnya, dikutip Media Lokal.

Samsul Mahmud mengenang almarhum sebagai sosok yang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Selain dikenal sebagai ulama, Annang Guru Syibli Sahabuddin juga merupakan tokoh politik yang berpengaruh dan memiliki kharisma dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Polman.

Annang Guru Syibli meninggalkan kenangan dan keteladanan bagi masyarakat. Dedikasi almarhum dalam membimbing umat dan kiprahnya di dunia politik diharapkan tetap menjadi bagian dari warisan nilai yang dikenang oleh generasi penerus. (min)