Image

Pemkab Mamuju Tengah Optimalkan Pengelolaan Pengaduan Masyarakat.

Pemkab Mamuju Tengah Optimalkan Pengelolaan Pengaduan Masyarakat

MARAYA.NEWS,- Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfopers) Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat kualitas pelayanan publik. Pada Selasa (03/11/2026) menggelar Sosialisasi Penguatan Implementasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) LAPOR.

Kepala Bidang Komunikasi Dinas Kominfopers Mamuju Tengah, Nur Ainung S, melaporkan bahwa pengelolaan pengaduan masyarakat adalah instrumen penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, transparan, dan akuntabel.

Olehnya kata dia, pelibatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam sosialisasi ini menjadi salah satu fokus utama. Tujuannya adalah memperluas partisipasi publik dengan menjadikan KIM sebagai mitra strategis pemerintah di tingkat desa. "Melalui KIM, kami ingin mendekatkan layanan pengaduan sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak lagi bingung harus menyalurkan aspirasi, kritik, atau keluhan ke mana," terang Nur Ainung di Aula kafe Kilometer Satu (KMS) Topoyo.

Dia melanjutkan, melalui SP4N-LAPOR!, pemerintah menyediakan kanal pengaduan terintegrasi untuk memastikan setiap aspirasi dan pengaduan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. 

Dinas Kominfopers Mamuju Tengah berharap, agenda ini mampu mendongkrak pemahaman kebijakan tata kelola pengaduan, meningkatkan kompetensi teknis para pengelola di lapangan, serta mempererat koordinasi lintas perangkat daerah.

Kegiatan dihadiri perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Sulbar, Staf Ahli Bupati Mamuju Tengah Ishaq Yunus, Kepala Dinas Kominfopers Hajai, serta para pengelola pengaduan dari seluruh perangkat daerah dan desa se-Kabupaten Mamuju Tengah.

Staf Ahli Bupati, Ishaq Yunus, saat membuka acara menegaskan bahwa standar pelayanan publik masa kini menuntut pemerintah untuk tidak sekadar memberi layanan, tetapi juga aktif mendengarkan dan merespon keluhan masyarakat dengan cepat dan akuntabel.

Bagi Pemkab Mamuju Tengah, kritik dan aduan dari masyarakat merupakan bentuk partisipasi aktif yang sangat berharga untuk mengawal roda pembangunan. "Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah akan terus memperkuat tata kelola pengaduan, salah satunya dengan mengintegrasikan SP4N-LAPOR! dengan sistem internal daerah," ungkap Ishaq. (min)