Gerakan Kembali Bersekolah Selamatkan 550 Anak.
Gerakan Kembali Bersekolah Selamatkan 550 Anak
MARAYA.NEWS,- Tercatat 550 anak tidak sekolah (ATS) di Provinsi Sulawesi Barat kembali mengenyam pendidikan setelah mengikuti program Gerakan Kembali Bersekolah. Terungkap di Kantor Gubernur Sulbar, pada Sabtu (02/05/2026), bertepatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Anak kembali bersekolah meliputi Kabupaten Mamuju sebanyak 141 anak, Majene (102), Polewali Mandar (119), Mamasa (92), Pasangkayu (69), dan Mamuju Tengah 27 anak.
Kepala Dinas Pendidikan Sulbar, Nehru Sagena, menjelaskan sebanyak 314 anak berhenti sekolah karena mengurus rumah tangga, 287 orang tidak berminat sekolah, 255 bekerja, 149 anak terkendala biaya, 87 orang karena jarak sekolah yang jauh, dan 65 anak dipengaruhi lingkungan. Sisanya disebabkan faktor lain.
Program ini bergulir Februari hingga April 2026. Tim lapangan menyasar 1.700 anak usia 16-21 tahun di 243 desa dari total 560 desa se Sulbar, termasuk 72 desa program Pastipadu yang berfokus pada penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting.
Sebanyak 407 petugas melakukan verifikasi dan konfirmasi data. Dari hasil pendataan, 1.033 anak menyatakan tidak ingin kembali bersekolah. Selain itu, sebagian lainnya diketahui telah pindah domisili, meninggal dunia, atau memiliki kondisi lain.
Gubernur Sulbar, Suhardi Duka mengapresiasi capaian tersebut meski mengakui hasilnya belum maksimal. "Dari 1.700 anak yang terdata, 550 berhasil kita kembalikan ke sekolah. Ini memang belum sampai 30 persen, tetapi menjadi langkah awal yang patut diapresiasi," paparnya. (min)

Comments