Image

Suasana pelajar saat dirawat di Puskesmas Tabulahan, Kabupaten Mamasa, diduga keracunan MBG, pada Senin. (foto:int)

Belasan Pelajar Kabupaten Mamasa Mual dan Sesak Napas Usai Menyantap MBG

MARAYA.NEWS,- Dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Provinsi Sulawesi Barat. Kali ini, 12 peserta didik SMP Negeri 1 Tabulahan, Kabupaten Mamasa harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat usai mengonsumsi paket MBG, pada Senin (28/09/2026). 

Menurut laporan pihak terkait, mereka mengalami gejala mual, pusing, sakit perut, hingga sesak napas tak lama setelah menyantap hidangan tersebut. Pihak sekolah langsung melarikan para pelajar ini ke Puskesmas Tabulahan, Mamasa.

Kapolsek Tabulahan, Ipda Wahdana Arsyad, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, terjadi Senin siang. "Setelah mengonsumsi makanan, terdapat 12 siswa yang mengeluhkan pusing, mual, sesak, dan sakit perut. Pihak sekolah langsung mengevakuasi para korban ke Puskesmas Tabulahan sekitar pukul 12.00 WITA untuk mendapatkan penanganan medis," ungkapnya.

Pendidik SMP 1 Tabulahan, Hikmawati menerangkan bahwa paket makanan tersebut disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tabulahan yang berlokasi di Kelurahan Lakahang, Kecamatan Tabulahan. Lembaga penyedia layanan gizi ini dipimpin oleh Muh Ikbal. Hari ini menyajikan nasi putih, ayam masak bumbu, tumis kangkung toge, tempe goreng, plus semangka.

Mendapati sejumlah siswanya mendadak sakit, para guru SMPN 1 Tabulahan langsung memeriksa sisa paket makanan yang disajikan. Dari pemeriksaan awal di lapangan, timbul dugaan bahwa lauk ayam bumbu yang dikonsumsi para siswa sudah dalam kondisi basi.

Hingga sore ini, ke-12 pelajar tersebut masih berada dalam perawatan medis. Pihak kepolisian setempat masih melakukan pendataan dan koordinasi lebih lanjut dengan pihak Puskesmas serta pengelola SPPG Tabulahan guna menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut. (min)

Image

Comments