Image

Sambutan Ketua Kwarda Pramuka Sulbar, Hj. St. Suraidah Suhardi.

LPK Gerakan Pramuka Sulbar 2026 Resmi Berakhir

MARAYA.NEWS,- Rangkaian Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK) bagi Pramuka Penegak tahun 2026 resmi berakhir, pada senin (25/05/2026) di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Agenda kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Provinsi Sulbar dan Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Sulbar ini, sukses menjadi ruang konsolidasi intelektual dan pembinaan karakter bagi generasi muda. Pesertanya dari kalangan peserta didik di Kabupaten Mateng yang selama empat hari mengikuti berbagai agenda pengembangan kapasitas dan kepemimpinan.

Peserta mendapat penguatan tentang leadership mentality, komunikasi organisasi, manajemen konflik, penguatan karakter, hingga nilai-nilai kepramukaan dan kebangsaan. Mereka juga mengikuti dinamika kelompok dan aktivitas kolaboratif yang membangun kemampuan kerja sama, tanggung jawab, serta kepemimpinan lapangan.

Penutupan kegiatan dilakukan langsung oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Barat, Dr. Hj. St. Suraidah Suhardi, M.Si. Secara khusus kepada penyelenggara dan peserta, dia turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada instansi terkait atas dukugan program pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

"Program LPK ini masuk tahun kedua dan didukung oleh Bapak Gubernur Sulawesi Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Tentu kami menghaturkan banyak berterima kasih telah mendukung dalam upaya kita bersama dalam meningkatkan SDM peserta didik khususnya dalam wilayah Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Barat,” ungkapnya.

Suraidah juga penghargaan kepada seluruh pihak yang turut membantu menyukseskan kegiatan, diantaranya Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Mateng, Pemerintah Daerah Kabupaten Mateng, Bank Indonesia, serta seluruh perangkat kerja dan panitia yang terlibat sejak awal hingga berakhirnya kegiatan.

"Selain kedisiplinan, LPK juga menjadi bagian penting dari proses pendidikan karakter dalam membentuk moral force atau kekuatan moral bagi generasi muda. Kita mendorong peran anggota Pramuka sebagai teladan, penggerak, dan penjaga nilai-nilai luhur di tengah masyarakat. Sebab mereka sekaligus dipersiapkan sebagai iron stock atau calon pemimpin masa depan yang mesti memiliki karakter kuat yang berpedoman pada nilai nilai dan pedoman hidup kepramukaan. Dimana mereka bukan hanya cakap berorganisasi tetapi juga dikenal berintegritas, peduli, mampu beradaptasi dengan cepat dan semangat mengabdi pada bangsa dan negaranya," urai Suraidah.

LPK di Mateng menjadi lokus keempat dari enam kabupaten pelaksanaan program di Sulawesi Barat. Sebelumnya (2025) di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, kemudian berlanjut pada tahun 2026 di Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mateng. Program tersebut diharapkan terus menjadi ruang pembinaan yang mampu melahirkan kader-kader muda Pramuka yang aktif, progresif, dan memiliki karakter kepemimpinan yang kuat.

Berakhirnya kegiatan LPK 2026 di Mamuju Tengah pun melahirkan harapan baru agar semangat kepemimpinan yang tumbuh selama pelatihan dapat terus hidup dan berkembang di lingkungan sekolah, organisasi, maupun kehidupan sosial para peserta sebagai generasi muda yang siap memberi kontribusi positif bagi daerahnya.

“Semoga ini menjadi peluang dan harapan positif bagi daerah yang kita cintai dengan melihat antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan ini. Kemudian pada kesempatan baik ini pula titip salam saya pada orang tua kalian. Terima kasih telah percaya kepada ananda semua untuk bergabung dan mengikuti kegiatan pendidikan pada Gerakan Pramuka selama empat hari ini,” tutupnya. (***)