Kepala Disperkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin menyimak penjelasan.
Kendala Distribusi TBS di Sulbar Menuai Keluhan
MARAYA.NEWS,- Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Disperkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan Serikat Pemerhati Sawit, pada Jumat. Terkait keterbatasan kapal yang melayani pengangkutan Tandan Buah Segar (TBS) melalui pelabuhan terminal khusus (Tersus) perusahaan perkebunan sawit PT Astra dan PT Unggul.
Kunjungan tersebut diterima Kepala Disperkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin, bersama jajaran terkait untuk mendengarkan berbagai masukan dan keluhan yang disampaikan oleh perwakilan Serikat Pemerhati Sawit.
Serikat Pemerhati Sawit menyampaikan bahwa keterbatasan armada kapal yang beroperasi di pelabuhan terminal khusus perusahaan sawit berpotensi menghambat kelancaran distribusi hasil perkebunan, yang pada akhirnya dapat berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha sawit di daerah.
Kepala Disperkimtanhub Sulbar Maddareski Salatin menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memperoleh informasi yang komprehensif mengenai kondisi operasional pelabuhan dan ketersediaan armada pengangkut TBS.
“Kami menerima dan mengapresiasi masukan yang disampaikan oleh Serikat Pemerhati Sawit. Permasalahan ini akan menjadi perhatian kami untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan pihak perusahaan, instansi terkait, serta pemangku kepentingan lainnya agar dapat ditemukan solusi yang tepat dan berkelanjutan,” ujar Maddareski.
Ia menegaskan, Disperkimtanhub Sulbar berkomitmen mendukung kelancaran sistem transportasi dan logistik di Sulawesi Barat, termasuk sektor perkebunan yang menjadi salah satu penopang perekonomian daerah. (min)

Comments