Kepala Bapperida Sulawesi Barat, Amujib.
Sejumlah Tantangan Masih Jadi Penghambat Pembangunan Sulbar
MARAYA.NEWS,- Kondisi ekonomi saat ini turut memengaruhi percepatan pembangunan daerah di segala lini. Termasuk untuk wilayah Sulawesi Barat.
Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Amujib, berbagai tantangan pembangunan membutuhkan kerja kolaboratif, terintegrasi, dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.
Sulawesi Barat masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan, mulai dari penanganan stunting, pengurangan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan daya saing ekonomi, ketahanan pangan, hingga peningkatan kualitas layanan dasar dan tata kelola pemerintahan.
Demikian disampaikan dalam Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Provinsi Sulawesi Barat yang dirangkaikan dengan Pencanangan Sensus Ekonomi Nasional 2026, di Ballroom Kantor Gubernur Sulbar, pada Kamis 18 Juni 2026.
Karena itu, berbagai Program Strategis Nasional yang menjadi prioritas pemerintah pusat harus terhubung secara langsung dengan target pembangunan daerah.
Program tersebut diantaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, pembangunan rumah layak huni, penguatan Jaminan Kesehatan Nasional, pengendalian inflasi, revitalisasi pendidikan, pengelolaan cadangan pangan, hingga kemudahan investasi dan perizinan.
Menurut Amujib, Rakerpim Sulbar menjadi momentum penting untuk memperkuat integrasi Program Strategis Nasional dengan Pancadaya Sulawesi Barat yang menjadi arah pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. (min)

Comments